Kedua orang tua Mukhlis yang sudah tau ia telah merusak masa depan seorang wanita yang tak ia kenalnya itu memintanya untuk segera bertanggung jawab, walaupun laki laki tidak memiliki bekas apapun tidak seperti perempuan tetap saja kedua orang tua Mukhlis bersikeras untuk segera bertanggung jawab karna itu termasuk dosa besar Dalam agamanya. Memang di minta ataupun tidak di minta kedua orangng tuanya Mukhlis dengan sadar ingin bertanggung jawab. Mukhlis berbeda dengan kebanyakan orang di negaranya yang jika diukur mungkin tingkat persentase kesadaran untuk bertanggung jawab tidak lebih dari 1% apalagi jika perempuan nya lupa mungkin kebanyakan orang di negaranya itu adalah suatu hal bonus. Sebenarnya Mukhlis memang bukan asli negaranya, kedua orang tuanya asli Turki dan kini dengan khusu

