EPS 24 - Sahabat

1022 Words

"Mas, bayinya gapapa kan?" Tanya Hana yang menanyakan ke khawatiran sedari tadi. Bayi tanpa dosa itu jangan sampai meninggal karna ulahnya yang bodoh, ibu macam apa yang tidak bisa menjaga bayi nya sendiri yang ia kandung. Hana takut sangat takut. "Mas?" Panggil Hana lagi. "Bayinya gapapa kok, Sayang," jawab Mukhlis sambil tersenyum. "Terus kenapa aku ngeluarin darah tadi?" Tanya Hana memastikan lagi, ia tak ingin di bohongi. "Karna kamu masih muda janin yang kamu kandung rentan, jika kamu kecapean sedikit akan berbahaya bagi janin mu," jawab sang dokter. Sedangkan bunda, ayah, kakak, dan bahkan Mukhlis tersenyum melihat Hana. Seperti tersenyum memberi semangat. Hana mengeluarkan nafas leganya, ia sudah khawatir akan jabang bayinya. Ia bersyukur tidak terjadi apa apa terhadap bayinya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD