Hembusan angin yang hilir mudik menenangkan hati, ia dan Mukhlis sedari sore sudah berada di pinggir pantai untuk berjalan jalan. Pasir putih d tambah pemandangan matahari terbenam, rasanya inilah sesuatu yang tidak bisa Hana lupakan bersama sang suami. Belum lagi perut Hana yang membesar karna kehamilannya di umur 3 bulan ini membuat semuanya semakin indah. Ingin rasanya Hana berbicara pada anaknya kelak, bercerita tentang dirinya yang sudah melihat matahari terbenam di ujung surga dunia. Bercerita mengapa dirinya menerima ayahnya dan bahkan menerima semua kejadian yang terjadi secara mendadak ini. Hana kuat, sangat kuat. Hana dapat cukup menerima semuanya, menerima takdirnya. Walau awalnya ia sendiri tidak menerimanya. Tetapi ia bahagia karna dirinya bisa mendapatkan laki laki yang ja
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


