Klinik Di sinilah Alvin dan Adel berada, disebuah klinik yang letaknya cukup dekat dengan perusahaan milik Alvin. Dokter sudah selesai mengobati luka pada lutut Adel, sedangkan Adel lebih memilih diam, duduk di atas brankar. Alvin serius mendengarkan keterangan dokter. “Bagaimana kakinya, Dok?” tanya Alvin khawatir. Dokter tersenyum. “Untuk sementara waktu, harus istirahat dulu, jangan sampai kakinya membengkak karena terlalu di paksakan,” terang Dokter. Adel menghela nafas. Ini karena dia terlalu ceroboh, makanya jadi seperti itu. Coba aja, kalau tadi dia lebih hati-hati, semuanya nggak bakalan seperti saat ini. “Terima kasih atas penjelasannya, Dok.” “Sama-sama,” ucap Dokter. Alvin berdiri, menyalami Dokter. Berjalan mendekati Adel. Menatap tajam Adel saat dengan sangat nekatnya,

