Apartemen Adel Dengan langkah tertatih, Adel memasuki unit apartemennya. Berjalan menuju kotak obat tersimpan. Dia nggak boleh cengeng, biar saja Alvin menganggapnya seperti itu. Dia juga harus professional, tetap bertahan sebagai sekertaris Alvin, meskipun sangat tidak nyaman. Setelah membersihkan lukanya, Adel mengoles obat antiseptic pada lukanya. Membiarkannya begitu saja, tujuannya supanya cepat kering. Hari ini benar-banar sangat melelahkan, meskipun dia sakit hati dengan kata-kata Alvin, Adel berusaha melupakannya. Derrtt … Derrtt … Ponsel Adel berbunyi, buru-buru Adel melihat ponselnya. Sebuah panggilan video masuk, nama Eva tertera di sana. Adel mengangkat panggilan dari Eva. Benernya dia ingin sekali menghubungi Eva, setelah dia selesai mandi. Tapi ternyata, Eva menghubungin

