Arti Keluarga

2010 Words

Kamar Adel Alvin membaringkan Adel di kamar Adel dulu, si Kembar dari tadi mengikutinya dari belakang. Mereka berdua benar-benar sangat menggemaskan. Alvin menggenggam tangan Adel, tersenyum lembut kepadanya. “Aku harus kembali lagi ke Kantor, jangan berpikir yang aneh-aneh. Mengerti?” Adel mengangguk, “Aku mengerti, pergilah …” lirih Adel. Wajah Adel kembali murung. Alvin menghela nafas. “Kelihatan nggak rela gitu … “ ucap Alvin. “Enggak kok! aku baik-baik saja kok. Sapa tau emang Bella sama Mama masih nungguin kamu,” ucap Adel. Alvin menatap Adel, bingung harus ngomong apa. Jelas-jelas tadi Adel bilang sendiri, tidak bisa hidup tanpanya. Sekarang malah bawa-bawa Bella, apa sebenarnya yang telah terjadi dengan Adel. “Nggak usah ngomong kek gitu, kek nggak rela aja.” Alvin menyu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD