Mall Adel mengurungkan niatnya untuk pergi ke minimarket, saat ini dia memilih sebuah mall untuk membelikan mainan yang rencananya akan dia berikan untuk si kembar. Adel terus berjalan mencari sebuah toko mainan, hingga tanpa sengaja, dia melihat sosok Alea di sebuah butik. Tanpa berpikir dua kali, Adel mendekati Alea yang tengah sibuk memilih pakain. Sedangkan Alea sepertinya tidak menyadari kehadiran Adel. Adel mengusap pelan punggung Alea. “Lea …” lirih Adel. Alea terdiam, meskipun sudah empat tahun lamanya, Alea masih paham betul dengan suara itu. Alea menoleh, antara percaya dan nggak, suara itu benar-benar suara Adel. Adel berdiri di belakangnya, tersenyum kearahnya. “Adel!” seru Alea. Memeluk Adel erat. Adel membalas pelukkan Alea. Keduanya terisak, menumpahkan rindu yang s

