SEMBILAN

1617 Words

Jaka memasuki kantornya begitu memarkirkan mobilnya. Ia berganti mobil karena sore akan sering hujan dan ia tipe orang yang gampang kedinginan. Ia melihat Rio yang juga turun dari mobil dan menyusul dirinya. "Gila lu Jak!? Main tinggal aja" ucap Rio kesal "Lu mau ngisi bensin kan?!" Rio menganggukkan kepalanya. Jaka kembali berjalan masuk ke area lobi. Melihat beberapa karyawannya mulai masuk. Bahkan ada yang terburu. Karena memang jam kantor hampir di mulai dan peraturan di sini telat akan di potong gaji sesuai keterlambatan juga frekuensinya. Setelah melewati gerbang absen, Jaka menunggu lift untuk membawanya ke ruangannya. Ia melihat banyak yang sedang antre untuk menunggu lift. Rio melirik Jaka "Jak beli minum dulu deh. Atau cemilan daripada nunggu gini. Lagian udah absen ini"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD