Nana melihat jam di dinding ruangan divisi pengembangan, sebentar lagi istirahat makan siang. Melihat ponselnya, seniornya sepertinya sudah menunggunya di kafe dekat kantornya. Nana siang hari ini akan bertemu seniornya. Mereka berniat membahas kerjasama ke depannya. Di tambah seniornya memang sudah sejak lama ingin merekrut Nana menjadi asistennya, namun Nana yang kala itu masaih mahasiswa baru merasa ilmunya belum cukup. "Na, mau bareng turun gak?" tanya Rita yang sudah bersiap untuk istirahat makan siang "Ikut Mbak" jawab Nana "Rit, nitip makan siang ya" ucap Oka yang baru masuk "Oke, transfer seperti biasanya aja" ujar Rita pada Oka "Beres" "Mbak Rit, gue juga dong males turun" ucap Dina "Tumbenan, gak di ajak Mas doi?" "Lagi dinas mbak dia" "Ayo Mbak Rita" ajak Nana yang suda

