Semilir angin berhembus pelan. Mengayun setiap orang yang berjalan melewatinya. Hawa segar cenderung dingin namun, beberapa ornag asyik bercengkrama dengan orang lain. Duduk di pinggir jalan sambil menikmati secangkir kopi hitam panas. Alunan musik dari musisi jalanan yang sekali dua kali mampir ke tempat duduk mereka, mengais sedikit rezeki. Beberapa kendaran berlalu lalang berhenti dan kemudian berjalan kembali. Jaka yang baru selelsai makan malam dengan diiringi permintaan maaf dari Nyonya Dena dan di tanggapi senyum kecil dari Jaka. Mengingat kejadian beberapa saat lalu membuat Jaka bisa mencari alasan untuk sedikit menolak permintaan Nyonya Dena untuk mengajaknya kembali "Maaf Tante, tapi mulai besok saya ada proyek dengan pihak Amerika jadi sepertinya saya akan sibuk, nanti saya ak

