Rupanya Nipon peka lalu mengambil alih. Sekali lagi, ia melakukan hal yang sama seperti pada Aleksei. Hanya tujuh kali tekanan dari tangan terampilnya, Luna menyemburkan air. "Uuuhuk ... uhuuuk! Luna melihat sekeliling. Ditangkapnya wajah Aleksei yang merah seperti menahan haru. "Aleksei!" teriak Luna bangkit dan memeluk laki-laki itu. Luna mengusap-usap kepala Aleksei menangis tersedu-sedu. "Angel ... Angel ... kontrol dirimu, Angel." Aleksei mencoba merenggangkan tubuhnya. Ia takut wanita itu sadar lalu melempar tubuhnya kembali ke laut. "Angel! Kamu sedang memelukku. Sadar Angel!" bisik Aleksei dengan suara yang tertahan. Seolah tak mendengar ucapan Aleksei, Luna terus mendekap Aleksei. "Terimakasih Aleksei. Terimakasih." "Kalian! Kenapa bisa senekad ini ha? Mau romantisan b

