BAB 52_TUAN

881 Words

Tiba-tiba kepalanya ditarik keras lalu dibenturkan ke dinding lorong itu. Luna tak sempat berteriak karena kaget. Begitu cepat sebuah tangan menutup mulutnya. "Kurang ajar kamu ya! Untuk apa di dekat kamarku? Mau mencuri dengar? Siapa kamu?! " Emely mendorong tubuh Luna hingga tersungkur. "Ma-maaf, aku hanya penasaran mengapa semua menjadi tegang," timpal Luna menahan amarahnya. "b***k tak sopan! Kamu harus diajarkan etika! Tak boleh ada yang menguping di sini!" "Aku akan mengingatnya, Nyonya," ujar Luna datar. "Awas saja jika kamu berani mengulanginya lagi. Sekarang bersihkan kamarku! Ganti sprainya. Cepat!" perintah Emely. Luna menurut. Ia akan mencari tahu, bagaimana kalung itu ada di kamar wanita keriting ini? Luna begitu serius merapikan bantal, pakaian, dan wine yang ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD