"Mulaaaan!!! Mulaaan!!!" Sofia berteriak-teriak hingga tubuhnya terasa sangat lemah. "Ambil lagi hewanmu Razzor! Atau aku akan membunuhnya dengan cara apapun!" pekik Sofia dengan matanya yang merah. Razzor melepaskan Sofia yang sudah berhenti memberontak. Ia memberi isyarat pada anak buahnya. Dua laki-laki berpakaian baja mendekati hiena yang asik dengan santapannya. Meski memberontak, kedua pengawal Razzor terlihat tanpa ragu menyeret tali hiena itu hingga hewan liar itu masuk lagi ke kandangnya. Beberapa kali terdengar gemerincing gigi taring hiena itu beradu dengan baju zirah mereka namun sia-sia. Terlalu keras lapisan itu. "Mulaaan!" teriak Sofia berlari mendekati jenazah Mulan yang sudah tercabik-cabik. Tak peduli tubuhnya mandi darah, Sofia memeluk tubuh Mulan dengan tangisan

