Razzor segera meraih sebuah benda persegi panjang mirip bentuknya seperti flashdisk. Ia menekan alat itu dengan wajah penuh amarah. Sofia terperanjat merasakan tubuhnya seperti disetrum. Wanita itu bergetar hebat merasakan ada sengatan yang begitu menyakitkan dari belakang bahunya. Sofia tersungkur lemah. Seringai Emely kembali duduk dan menyelimuti dirinya di ranjang mewah itu. Wanita itu merasa puas. Puas sekali melihat adegan pertengkaran suami istri itu. Seolah sebentar lagi, ia merasakan dirinya akan menjadi ratu di istana bawah tanah yang megah itu. "Aaaaa ... Papa!!! Papa!!!" teriak Farid menangis histeris ketika tubuh kecilnya kembali berguncang-guncang. "Letakkan dia di sana! Anak pembawa sial!" seru Razzor membuka laci dan mengeluarkan pistol. Jantung Sofia berdetak hebat.

