Menuju Bandung

1220 Words

Ketika tiba di rumah Bu Rike, Diana menekan bel berkali-kali berharap pemiliknya segera keluar. Tidak sopan memang, tapi tangannya tak bisa tertahan saat jari menyentuh bel. Terdengar suara wanita berteriak dari dalam meminta tamunya untuk menunggu. Tak lama Bu Rike membuka pintu dengan ekspresi super kesal. Ia berdiri di ambang pintu kemudian bersedekap saat mengetahui Diana yang sedang bertamu. “Kenapa mbak?” tanyanya ketus. “Maaf bu, lagi sibuk enggak?” tanya Diana meringis. “Lagi enggak sih, kenapa kok kayaknya ada yang penting banget.” Perempuan itu melangkah keluar kemudian duduk di teras. “Duduk mbak.” Diana ikut duduk di sebelah wanita paruh baya itu lalu berkata, “Enggak Bu Rike, saya cuma mau nanya aja. Bu Rike ada stock baju-baju yang feminin gitu enggak di butik?” “Baju fe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD