Tekad Yang Kuat

1118 Words

Rama menatap wanita di hadapannya lekat-lekat. Ia ingin sekali memeluknya agar Diana merasa lebih baik setelah mendapat celaan dari calon mertua dan mantan istrinya. Namun perempuan itu justru berusaha tersenyum padanya agar terlihat baik-baik saja. “Mas kok masih di makan?” tanya Diana heran saat melihat Rama melanjutkan memakan masakannya yang asin. “Ini enggak seburuk itu kok, ayam serundengnya enak, sopnya juga seger,” ucapnya sambil terus mengunyah. “Kamu yakin mas? Nggak usah pura-pura makan untuk menyenangkan aku loh,” pinta Diana, ia lalu menggeser piring di hadapan Rama. Tentu saja hal itu membuat Rama langsung melotot dan berseru, “Eh kok makananku diambil? Sini.” Piring yang tadinya sudah menjauh kini mendekat lagi. “Aku nggak mau kamu makan karena terpaksa Mas, aku nggak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD