Kejahatan Gilang

1270 Words

Malam yang berkabut. Udara saat ini terasa sangat lembap seakan malam turut merasakan apa yang sedang Diana rasakan. Ketika semua kekacauan yang telah terjadi karena ulahnya sendiri kini ia harus menghadapi kenyataan bahwa Gilang sedang bersiap untuk melamarnya lagi. Harus diakui ternyata lelaki itu sangat gigih hingga tak dapat dibedakan antara kesetiaannya pada Diana atau hanya obsesi semata. Diana termangu di depan teras yang sunyi, menatap kosong pada halaman rumah. Mobil Rama yang terparkir di sana pun sudah tak ada. Sore tadi ia benar-benar telah kembali ke Jakarta. Seharusnya perempuan itu turut kembali bersamanya namun ada hal yang lebih mendesak saat ini ketimbang pulang ke rumahnya. “Ngapain di sini sayang?” tanya sang ibu yang baru saja datang dari dalam. Ia membawa secangkir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD