36. Hanya Diinginkan

1892 Words

Vena dan Adam masih saling bertatap. Tapi Vena masih mencoba meronta. “Lepaskan aku, Adam! Kamu mau apa?” “Mulai hari ini berjanjilah jangan lagi sarapan pagi atau makan bersama pria selain diriku,” ucap Adam rendah namun terdengar lembut dan mesra. Sementara tangannya masih berada di bibir dan juga pinggang Vena. “Kenapa, aku tidak mengerti maksudmu?” ketus Vena, menatap tajam. Adam tidak menjawabnya. Namun dengan cepat dia malah merenggut bibir Vena. Vena terkejut. Kedua matanya membulat menatap wajah Adam yang sangat dekat melekat dengan wajahnya. Meskipun dia sudah menduga dan bersiap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. Tapi karena pertanyaannya tadi, telah membuat Vena hilang konsentrasi. Hingga akhirnya dia tidak bisa menghindari atau menolak ciuman Adam. Vena lalu mero

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD