Part 25. Pertemuan

1428 Words

Albert menatap Swift dengan tatapan memuja semenjak tadi. Hal itu membuat Swift jengah sendiri. "Kamu terlihat sangat cantik, honey." Albert mencium pipi Swift gemas. Swift menatap Albert datar. "Ya ya ya, sudah berapa kali kamu mengatakan itu? Aku saja sampai bosan." keluh Swift. Albert tertawa dan mengusap puncak kepala Swift lembut, takut merusak tatanan rambut Swift. "Aku tidak akan pernah bosan mengatakan hal itu karena pada nyatanya kamu memang begitu cantik, honey." "Gombal." Swift mengedarkan pandangannya ke arah luar kaca mobil. Pohon-pohon tinggi dan besar terlihat oleh Swift. "Apa masih lama?" Albert menarik bahu Swift dan menyandarkan kepala Swift ke bahu lebarnya. "Lumayan. Kita harus menempuh perjalanan selama 20 menit lagi." "Huft, padahal kalau terbang pasti cepat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD