Part 24. Kebodohan Enjeli

687 Words

"Al... Sakit." lirih Swift dengan mata yang berkaca-kaca hingga Albert menjadi tidak tega melihat keadaan matenya. " Apakah masih sesakit kemarin?" Swift mengangguk dengan bibir pucat yang mengerucut lucu. "Makanya jangan mengkonsumsi makanan yang pedas-pedas lagi ya. tidak baik untuk perut kamu." Swift menatap Albert kesal. "Salah omega sialan itu nih." Albert menyeringai. "Tenang saja, honey. Aku sudah menghukum omega itu dengan pisau perak dan cambuk kesayanganku." Swift terdiam. "Kenapa diam, honey?" Swift tersentak dari lamunannya. Yaitu lamunannya tentang omega yang satu lagi, Enjeli. Memikirkan bagaimana cara membalaskan dendamnya kepada omega yang satu itu. "Ngantuk." jawab Swift asal. "Kalau begitu, tidur lah, honey. Tidak apa kan aku pergi ke kerajaan sahabatku? Ada se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD