Bruk~ "Arghh!" jerit Swift sambil memegangi dahinya yang terbentur ke lantai. "Hei, kalian! Bukannya membantu, kalian malah tertawa!" semprot Swift garang pada 2 omega muda yang tertawa cekikan melihatnya terjatuh. "Makanya kalau jalan itu lihat-lihat. Punya mata kok tidak di pakai?" cibir salah satunya yang bernama Triyani dengan pedasnya. "Wah! Langsung ngegas aja nih bocah." Swift berdiri dan menggulung lengan bajunya. "Hello! Kau yang langsung ngegas. Pikir dong pakai otak!" seru omega bernama Enjeli. Ini sebenarnya gue yang gak punya otak atau dia sih? Perasaan dia deh! Batin Swift geram. "Jangan galak-galak dong pelayan. Sakit hatiku mendengar perkataan menyakitkanmu," kata Swift mendramatis. "So? Jika kau sakit hati, kenapa? Ada masalah denganku? Tidak!" sahut Enjeli. "Wah,

