Pagi-pagi sekali Swift sudah di ganggu oleh Albert. Bayangkan saja Albert menciumi seluruh permukaan wajahnya, sangat menganggu tidur nyenyaknya. Mau tak mau Swift membuka matanya dan langsung menyerang Albert dengan sebuah tinjuan agar kapok menganggunya tapi sayang Albert lebih cepat darinya. Dan balik menyerangnya, tapi dengan ciuman. Ciuman yang begitu menggebu-gebu hingga ia kesulitan untuk mengambil oksigen. "Kenapa wajahmu kesal begitu, Swift?" tanya Chloe lembut namun berhasil membuyarkan lamunan Swift. Sosok Chloe berhasil membuat perasaan Swift menghangat karena selama ini dia tidak pernah merasakan kasih sayang dari seorang ibu. "Apa anak mom membuatmu kesal?" lanjut wanita paruh baya itu sambil melirik anaknya yang duduk manis di samping calon menantunya. "Iya, mom. Masa

