Part 20. Benar-benar Menyebalkan

1244 Words

Gadis cantik itu menatap Albert dengan tatapan tidak suka. Ia tidak suka dengan tingkah semena-mena Albert yang selalu menciuminya sembarangan. Memangnya pria itu pikir dirinya tidak punya harga diri? "Kenapa kamu menatapku seperti itu terus?" Albert bertanya malas akan tatapan Swift. Tidak sadar akan kesalahan yang diperbuatnya. "Pikir saja sendiri." Dan tentu saja Swift menyahut datar atas ketidakpekaan pria itu. Gadis itu menaikkan kakinya ke atas sofa lalu membenamkan wajahnya di lutut. Dia sangat bosan sekarang. Berada di dalam ruang kerja Albert tanpa melakukan apa pun. Ini semua ulah pria tersebut. Memaksa untuk menemaninya bekerja! Hp tidak ada, baca buku malas, dan berbicara? Tidak ada yang bisa di ajak berbicara di sini selain Albert dan sungguh, ia tidak berniat berbicara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD