Bab 29

1182 Words

Tidak membuang-buang waktu lebih lama lagi, Devan segera masuk ke dalam kamar Naomi setelah ibu kost wanita itu mempersilahkan Devan untuk masuk ke dalam. Devan mendekati sisi ranjang tempat tidur milik Naomi. Wajah pucat pasi wanita itu membuat Devan kehilangan pasokan udaranya secara tiba-tiba. Devan menghampiri Naomi, lelaki itu membungkukkan badannya, menempelkan punggung tangannya di kening Naomi. Suhu tubuh Naomi begitu tinggi, bahkan terdengar suara ringisan tak tertahankan dari mulut Naomi meskipun mata wanita itu masih terpejam. “Apakah ada klinik yang sudah buka sepagi ini?” tanya Devan kepada ibu kost Naomi yang kini menemani dirinya masuk ke dalam kamar Naomi. Bukannya mencurigai atau apa, ibu kost Naomi hanya menjalankan prosedur di mana lelaki tidak boleh masuk ke dalam sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD