Usai menunaikan sholat Isya dan makan malam bersama, Evi berkumpul dengan keluarga Faiz. Mereka duduk di ruang tengah sambil menonton acara TV. Kegiatan ini rutin dilakukan pada malam-malam saat orang tua Faiz ada di rumah. Kebetulan Farid yang tadi berada di masjid sudah kembali. Ayah Faiz itu merupakan salah satu pengurus RW dan DKM masjid di komplek sehingga sedikit sibuk apalagi selama hampir tiga bulan ia pergi ke luar pulau sehingga banyak pekerjaan yang tertunda. "Bi Denok bilang, katanya Tante akan mengadakan acara syukuran untuk A Faiz." Evi menanyakan kebenaran rencana Sekar yang didengar dari ART mereka. Perkiraannya memang benar jika ia tak lama lagi harus hengkang dari rumah yang ditempatinya sekarang. Tak ada alasan untuk tetap tinggal. "Benar, Vi!" Sekar mengangguk. Wani

