Pagi pertama bagi keduanya dengan status sudah menikah. Terkadang, karena belum terbiasa, Ia akan lupa bahwa dalam kamar tak hanya tinggal sendirian, namun ada orang lain. El Bara sudah bangun, melihat ke arah jam di dinding menunjukan waktu setengah lima. Ia merasa sedikit pusing karena kurang tidur, entahlah semalam tidur jam berapa, selain karena berlarut dalam pekerjaannya, Ia juga tak bisa tidur karena harus tidur di sova. Lalu menatap ke sekeliling, ke ranjang, tidak ada siapa-siapa selain dirinya. Apa pernikahannya kemarin hanya mimpi? El Bara melangkah menuju kamar mandi, panggilan alam membuatnya mengharuskan segera masuk. Membuka closet dan segera membuang isi kantung kemihnya yang sudah penuh dengan memejamkan kedua mata menahan ngantuk. Tiba-tiba, El Bara dikejutkan dengan

