Devan membuka mata ketika mendengar teriakan Nayra dari dalam kamar mandi kemudian Devan melompat dari atas kasur berlari menghampiri Nayra di dalam kamar mandi. Devan sangat terkejut ketika mendapati Nayra terduduk lemah dengan wajah pucat basi di samping bath up. “Sayang.. Kenapa? Apa yang sakit?” tanya Devan cemas “M-Mas.. Agar ke-ketuban pecah,” balas Nayra terbata Duarrrr.. Wajah Devan semakin bertambah cemas setelah mendengar ucapan Nayra. Devan langsung menggendong Nayra ala bridal style menuju ke mobilnya di halaman rumah depan. Devan memutar kemudi meninggalkan rumah menuju rumah sakit tepat pukul lima pagi tanpa membawa perlengkapan apapun. Devan hanya membawa ponsel dan dompet ketika menuju rumah sakit. “Sustee..” teriak Devan memanggil suster sembari menggendong Nayra sete

