Kanjeng 21

832 Words

*Happy Reading* "Hehehe ... hai, i-iya, nih. Kamu ... juga?" Sebenarnya, aku ingin sekali langsung kabur, saat buaya itu mendekat. Tapi, berhubung di sini tempat umum. Nanti aku di sangka orang aneh lagi kalau tiba-tiba lari saat di deketin cowok ganteng. Penting dari itu semua, di sini juga ada Bella. Bocah tengik yang sudah memasang tampang polos bak malaikatnya, sambil pura-pura kembali makan. Tolong ingatkan aku untuk bilang sama Intan, agar menyuruh Bella ikut casting tivi saja. Soalnya, acting nya sudah luar biasa sekali. Tetapi, bukan karena itu aku masih bertahan di sini. Melainkan karena takut di tertawakan si Bella, dan jadi bahan ghibah pada emaknya nanti. Ingat ya gaes! Bella tuh punya bibit netizen unggulan. Demennya nyinyirin orang terus. Karena itulah, daripada makin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD