Melihat Anggun mengabaikannya, Kevin langsung mengejar perempuan itu. Namun, sayangnya Mia menahan lengannya. “Lo nggak malu kejar-kejaran? Biarin aja Anggun pergi, inget kita lagii di acara perusahaan jangan sampai bikin onar,” bisik Mia tepat di telinga Kevin. Pria itu hanya dapat mengepalkan tangan. Saat ini tidak berbuat apa pun karena tidak ingin pesta yang dbuat atasannya berakhir berantakan. Kevin mencoba mengatur napasnya. Rasanya ingin sekali berlari mengejar Anggun dan menjelaskan semuanya. “Nggak perlu gandeng gue gini juga, Mia. Gue nggak mau Anggun semakin salah paham.” Kevin melepaskan tangan Mia yang melingkar pada lengannya. Ia merutuki dirinya sendiri karena baru sadar perempuan itu bergelayut manja padanya. Kevin melangkahkan kaki mendahului Mia yang sedang menahan k

