"Mah! Apa Mamah sudah tidak waras? Apa Mamah sudah kehilangan akal pikiran Mamah!" "Diam kamu Melly!" teriaknya. "Saya tidak akan membiarkan kesalahannya melahirkan kesalahan yang lain yang akan menjadi penghinaan untuk diri dan kehormatan keluarga saya. Saya tidak akan biarkan itu terjadi," jelasnya menusuk hati Mella. Tadinya Mella telah kehilangan kata-katanya. Semua yang tersimpan di dalam hatinya tak dapat ia keluarkan semua dari mulutnya. Namun detik ini kebenciannya semakin membesar kepada mamahnya dan tak ada setitik saja kata maaf untuk mamahnya jika saja ia berani menyentuh cabang bayi di dalam kandungannya. Mella tidak akan biarkan itu terjadi. "Sebuah kesalahan yang besar yang telah aku lakukan kamu sebut itu adalah penghinaan untuk diri kamu?

