"Biar mama yang beresin semua, kalian istirahat saja." Baru saja Bian dan Natya sampai di apartemen, ternyata keluarganya sudah menyambut keduanya dengan hangat. Bian tampak mendengus gak suka dan risih. Untuk apa berlebihan seperti itu, pikirnya. "Mama repot-repot bawa semua barang aku ke sini. Kayak ngusir aku aja," ucap Natya yang langsung menghampiri Ressi dengan dua koper yang dia bawa, bahkan masih berada di ruang tengah. "Nat, kamu kan akan tinggal sama suamimu selamanya. Jadi ya sebagai mama yang baik, langsung mama bawakan semua barang kamu, nih. Oh ya, Raya tetap di rumah." Ressi tampak sangat semringah mengatakan itu. Entah apa yang direncanakan sebelumnya, setelah pernikahan putrinya benar-benar berlangsung dia seperti merasa menang. "Raya?" desis Bian yang sama sekali belu

