Bian benar-benar merasa lelah karena acara yang sama sekali tak bisa dia nikmati hampir memakan waktu seharian penuh. Dia sedang berbaring di sofa, masih berada di gedung yang sama. Setelah acara mereka memang memesan satu hari untuk kamar bermalam. Tentu saja ini sudah direncanakan oleh keduanya supaya tak ada yang curiga bahwa mereka tak benar-benar akur seperti yang kebanyakan orang lihat. Masih dengan setelan kemeja yang menempel pada tubuhnya, Bian berbaring sambil mengangkat tangan kanan kanannya yang diletakkan di atas wajah, membuatnya memejam namun tak berniat untuk tidur. Entah Natya ada dimana, Bian juga tak peduli. Dia hanya ingin beristirahat sekarang. Perlahan matanya yang terpejam itu benar-benar pergi ke alam bawa sadar. Tak lama, Natya masuk ke dalam kamar tersebut deng

