Sweet 21

997 Words

“Apakah kau tak bisa menebaknya babygirl?” tanya Douglas menatap Emma dengan penuh nafsu. Emma menggelengkan kepalanya mencoba menepis pesona Douglas, dia tak ingin lagi menjadi mainan seks pria itu. Tapi, sentuhan Douglas membakarnya. Membuatnya bergairh. Tangan Douglas dengan cekatan menarik lepas kaos Emma dan membuka kaitan branya. Tangan besarnya menangkup payudra Emma, memberi gigitan kecil di belahan payudranya. Emma menopang tubuhnya dengan kedua tangannya. Menggigit bibir mencoba menahan erangan nikmatnya saat Douglas kembali menyapukan bibirnya di sepanjang kaki indah Emma. “Hentikan Douglas… Ohhh..kumohon” desis Emma. Douglas mengangkat kepalanya. Tangannya meraih hotpants yang dikenakan Emma lalu menariknya lepas. Douglas menatap pakaian dalam Emma yang sudah terlihat basa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD