Kedatangan sebuah mobil hitam mengkilap membuat semua orang yang melihatnya langsung diam. Di dalam gedung pencakar langit itu, tidak ada yang tidak mengenal nomor plat dari setidaknya tiga mobil yang paling sering direktur utama mereka gunakan. Tadinya, tidak semua pekerja di perusahaan besar itu peduli pada plat nomor mobil direktur mereka. Namun dalam lima tahun terakhir ini, secara naluriah, mereka merasa harus mengetahui tanda-tanda kedatangan direktur yang kekejaman dan sikap galaknya melampaui manusia normal. Mobil itu berhenti, dan security yang berjaga di depan pintu lobby utama langsung membukakan pintu penumpangnya. Seorang pria berbalut setelan kemeja hitam turun dari sana. Selain tangan dan lehernya yang nampak penuh tato, wajahnya yang selalu terlihat marah dan suram juga

