Bab 7 After Married

1082 Words

Anggita terbangun dengan rasa aneh di dadanya—dan di sisi ranjang. Biasanya, begitu buka mata, yang ia lihat adalah bantal tambahan, ponsel di tangan, dan kucing tetangga yang nyasar ke jendela, tapi pagi ini… ada pemandangan baru. Seorang pria, dengan rambut acak-acakan tapi entah kenapa tetap tampan, sedang tidur di sebelahnya. Napasnya teratur, lengan kanannya menutupi separuh selimut, dan tubuhnya nyaris menyentuh bahunya. Rafka. Suaminya. Suami yang baru satu malam lalu resmi jadi pasangan hidupnya—dan seumur hidup mungkin bakal jadi sumber stres plus serotonin. Anggita menatap langit-langit sebentar. “Ya Tuhan, ini bukan mimpi, kan?” gumamnya pelan. Rafka bergumam setengah sadar, “Pagi, Sayang…” dengan suara berat khas baru bangun, saat mendengar itu, Anggita tahu kalau semua ini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD