25 - Jalan

1115 Words

Alify baru saja pulang setelah menjenguk Juna di rumah sakit sepulang sekolah. Ia disambut oleh Ibunya serta Malvin yang terlihat sedang berbenah dengan koper besar didepan mereka. "Malvin mau kemana?" Tanyanya langsung tanya mengucap salam. "Oh, Alify sudah pulang. Sini, nak. Mau makan?" Tanya Sarah seperti biasa. Sudah ritual sepertinya untuk menyambut Alify dengan pertanyaan itu. "Belum, Bu." "Ini Malvin mau kemana? Kok siapin koper segala?" "Gue berangkat nanti Sabtu, Fy. Ada cek fisik dulu." Jelas Malvin hati-hati. Ia tau jika adiknya itu sebenarnya belum rela. Alify kecewa. Jujur saja. Tadinya ia ingin menceritakan tentang pesan misterius itu, namun ia memilih untuk mengurungkannya. "Oh, lama banget ya?" Malvin menggeleng. "Mungkin beberapa hari. Baru cek fisik aja kok, tapi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD