Mentari pagi mulai tampak dari peraduannya, menyapa makhluk bumi yang menginginkan cahayanya menyinari bumi. Jeva mulai membereskan barang-barangnya karena hari ini ia sudah diperbolehkan pulang oleh Daska. Iya, bukan Dokter tapi Daska. Sebenarnya pihak Rumah Sakit sudah memperbolehkan Jeva pulang kemarin sore, tapi Daska meminta supaya Jeva menginap semalam lagi dan akan pulang keesokan harinya. Alhasil rencana pulangnya harus ditunda sampai pagi ini. Daska yang tadi pergi menebus obat di apotek Rumah Sakit sekarang sudah kembali. Pintu terbuka dan pria itu masuk dengan membawa beberapa kantong plastik berisi obat milik Jeva yang harus di minum rutin. "Sudah siap pulang?" tanya Daska mendekati ranjang tidur Belva. "Hehm." Pintu kembali terbuka. Daska menoleh ke arah pintu dan melihat

