"Aku merindukanmu," ucap Belva memeluk erat kekasihnya. "I Miss You Too. More than you know," balas Prasta yang juga merindukan perempuan itu. Belva mengambil sedikit jarak guna menatap wajah tampan kekasihnya, namun masih dengan kedua tangan yang menggantung di leher pria itu. "Berapa lama di Indonesia?" tanya perempuan itu kemudian. Prasta mengusap pipi lembut milik Belva, mata, hidung dan berakhir di bibir ranum perempuan itu. "3 hari," bisiknya pelan. Huft! Perempuan itu mendengkus pelan. "Hanya 3 hari? Ck," dumelnya tak suka. "Kenapa hanya sebentar?" tanya Belva memprotes. "Aku hanya perlu mengurus beberapa hal di sini. Tanggungjawabku mengurus cabang di Korea, Belva sayang," ujar Prasta menjelaskan. "Cih. Suruh saja Daska menggantikanmu, aku sudah muak melihatnya berhari-hari,"

