Bab 29

1145 Words

Daska memarkirkan mobilnya di depan sebuah Villa. Bangunan kuno yang arsitekturnya mengarah ke Eropa. Bangunan ini layaknya sebuah kastil jika di lihat dari depan. Selama di perjalanan Daska pernah cerita kalau kita akan menuju sebuah Vila milik keluarga Wenas yang memang terletak di pulau seribu. Vila warna putih yang merupakan warisan dari kakek buyut Daska dulu. Katanya setiap setahun sekali keluarga besar Wenas akan mengadakan acara makan-makan di tepi pantai sekitar sini. "Ayo masuk!" ajak Daska menggandeng tangan Jeva. "Besar sekali Villanya," gumam Jeva lantas mengikuti Daska masuk ke dalam Vila. "Aku akan membuatkan minuman untukmu. Kau berkeliling saja," usul Daska berjalan ke arah sisi kanan ruang depan, sepertinya mengarah ke dapur. Jeva berjalan menuju sisi belakang rumah,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD