54. Mimpi Lagi

1172 Words

Snow sudah bosan menerima kiriman foto setiap hari. Bahkan, kadang Alex mengirimkan beberapa kali dalam kurun waktu dua puluh empat jam. Hebatnya, lelaki itu selalu bisa memilah waktu. Alex seperti sengaja mengirimkannya pesan saat Raffa tidak ada. Teror darinya muncul di pagi hari sebelum Raffa bangun, atau saat Snow sedang bekerja di rumah sakit. Sejak di Napoli hingga hari ini, Alex tidak henti menghasutnya. Namun, Snow sengaja mengabaikan dan tidak pernah memikirkan. Raffa pun tidak tahu soal hal ini. Selama otak Snow tidak berisi tentang Alex, maka Raffa juga pasti tidak akan mengerti. Bukan tanpa alasan Snow menyembunyikan semua ini. Dia hanya sedang mencoba meringankan beban Raffa. Selama beberapa hari terakhir, Raffa selalu sibuk mencari cara untuk memastikan keselamatan dirinya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD