56. The Wedding

1610 Words

Snow menatap pantulan wajahnya pada cermin. Tak ada lagi tangis, matanya sudah tidak merah, pipinya juga sudah tidak basah. Perlahan, Snow sedikit menarik bibirnya agar melengkung. Tidak terlalu lebar, tapi setidaknya senada dengan suasana hatinya yang kini sudah menjadi jauh lebih baik. Raffa: Ti amo, amore mio. Sampai ketemu di altar. Snow tersenyum membaca pesan dari Raffa. Sekuat hati, sebisa mungkin, Snow berusaha menepis segala ucapan Alex. Walau berat, tapi Snow juga harus bisa mengubur dalam-dalam tentang mimpi buruknya. Pun tak mau lagi memikirkan tentang cerita di balik kematian Leo. Kini semua orang tengah bersiap untuk hari bersejarah bagi dirinya dan Raffa. Tak ada yang tidak tersenyum bahagia. Jadi, Snow tak perlu lagi tenggelam dalam air mata seperti tadi pagi. Raffa s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD