Di Butik ternama milik keluarga Hartawan. “Selamat siang, Tuan Muda Albima! Selamat siang, Nona Muda Airin!” sapa para pegawai butik yang berdiri tepat di depan pintu masuk, saat menyambut kedatangan mereka dengan sopan dan ramah. “Selamat siang juga, Mbak!” ucap Albima mengedarkan tatapannya ke semua pegawai butik yang menyambut kedatangannya, lalu diikuti oleh Airin, dengan wajah tegang dan bingung. Pasalnya, baru kali ini ia disambut seheboh ini. Dan, untuk pertama kalinya, Airin memasuki butik sebesar dan sebagus itu. “Mari, kami antar untuk memilih-milih jas dan gaun yang Tuan Muda Albima dan Nona Muda Airin sukai!!” ucap salah satu pegawai butik tersebut. “Ya,” ucap Albima mengangguk, lalu diikuti oleh Airin dengan anggukkan dan senyuman salah tingkah. Sejak masuk ke dalam bu

