Di dalam kamar. Airin dan Albima mengantarkan Rita dan Rian masuk ke dalam kamarnya. Rita pun masih menangis tersedu-sedu di pelukkan Airin. Sesekali, Rita mengeluarkan suaranya untuk bercerita mengenai apa yang telah terjadi saat terjebak lift tadi. Airin dan yang lainnya pun sudah paham, mengenai kondisi Rita yang sebenarnya. Sudah dipastikan, jika Rita terserang kembali trauma ketakutan akan ruangan sempit dan gelap di dalam lift tersebut. “I-ibu merasa bersalah, Airin. Ibu harus jelaskan kepada Ibu Sarah, mengenai kesalahpahaman ini. Ibu tidak mau, hubungan Ibu Sarah dengan Bapak Ganjar menjadi masalah, gara-gara penyakit Ibu. Ibu tidak mau semuanya jadi seperti ini. Ibu…” Suara Rita hampir tidak terdengar, saking sesak dan terbatanya saat berbicara. “Sudahlah, Bu! Masih ada hari e

