Perasaan Mulai Berubah

971 Words

Seminggu setelah Rendra pergi dari apartemen, Maya menjalani hari-hari dalam mode autopilot. Bangun, kerja, pulang, tidur. Tidak ada masak bersama. Tidak ada tawa. Tidak ada Rendra. Sari datang setiap malam. Membawa makanan, memaksa Maya makan, lalu pulang. Tapi meski Sari ada, Maya merasa kosong. Kambing Kocak tidak ada—Rendra masih membawanya. Panda Krim dan Panda Pelangi setia menemaninya, tapi mereka hanya boneka. Tidak bisa bicara. Tidak bisa memeluk balik. Tapi di minggu kedua, sesuatu mulai berubah. --- Senin malam, apartemen Maya. Maya duduk di sofa, memeluk Panda Krim. Ponselnya berdering. Bukan Rendra—Laras. Maya ragu, tapi menjawab. "Halo?" "Maya, maaf ganggu lagi." Suara Laras terdengar ragu. "Aku cuma mau... nanyain kabar." Maya bingung. "Nanyain kabar? Kenapa?" Dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD