Aku beranjak berdiri dan berjalan keluar dari aula doa. “Fei Er, ada apa denganmu? Mau kemanakah kau?” Kang berseru memanggilku sambil berjalan mengikuti dari belakang. Aku tidak menghiraukan panggilannya. Aku terus berjalan dan memandang ke sekeliling kuil istana berusaha untuk mencari Biksu Kepala. Lalu aku sampai di depan ruang baca Biksu Kepala, aku berjalan mendekati pintu ruang baca, kudorong masuk pintu tersebut dan aku menoleh ke dalamnya. Tidak ada siapapun di dalam sini. ‘Dimanakah Biksu Kepala?’ batinku. Tiba – tiba dari arah belakang aku mendengar sebuah suara. “Tuan Putri, apakah anda sedang mencari Biksu Kepala?” Aku menoleh ke belakang dan kulihat seorang biksu muda sedang berdiri di samping Kang. Aku mengatakan pada biksu tersebut jika aku memang mencari Biksu Kepala. Aku

