Akhirnya rombongan kereta kuda kami berhenti, para prajurit diperintahkan untuk mencari dan memeriksa asal suara teriakan tersebut. Lalu, Kang dan Kakak Huang turun dari kereta kuda dan berdiri mengawasi para prajurit dari kejauhan. Lima belas menit telah berlalu. Kang dan Kakak Huang masih berdiri di depan kereta kudaku. Menatap jauh ke dalam hutan dengan perasaan resah. Satu prajurit pun belum nampak, apa yang sebenarnya terjadi di dalam hutan? Suara teriakan siapakah itu? Dua puluh menit berlalu sudah, dari kejauhan terlihat barian para prajurit yang sedang berlari menuju ke arah kami. Aku diminta oleh Kang untuk menunggu di dalam kereta kuda karena situasi keamanan sekitar area hutan masih belum diketahui. Raut wajah para prajurit nampak cemas dan ketakutan. Akhirnya setelah merek

