Chapter 42

2077 Words

Aku menaik turunkan tubuhku dengan berirama, kuletakkan kedua telapak tanganku ke atas d**a Kang. Kenikmatan menjalar menelusuri setiap inci dari tubuh kami. Bunyi gesekan kulit kami terdengar begitu mendominasi suasana di pagi hari ini. Kang memegangi pinggangku dan membantuku menaik turunkan tubuh. Desahan demi desahan keluar dari mulut kami berdua. Sensasi rasa geli menjalar hingga ke ubun – ubun. Penis Kang telah menyentuh seluruh spot – spot sensitive di dalam kewanitaanku. Rasanya begitu menyenangkan dan bagai candu. Kami menginginkan lebih dan lebih lagi. “Ahh ...mmhhh ... “ “Fei Er, lebih cepat, aku memegangimu.” Aku menaik turunkan tubuhku dengan lebih cepat, membuatku semakin tidak kuat karena serangan kenikmatan yang bertubi – tubi. Aku memberitahu Kang bahwa sebentar lag

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD