Kepala Zevanya rasanya ingin pecah menampung beban fikiran yang begitu memusingkan dirinya karena saat ini dia jadi bingung antara Devanka dan Maya siapa yang sebenarnya jujur. Padahal, tujuan utamanya menjalankan rencana ini adalah membunuh Devanka dan Jazon tetapi mengapa dia malah mendapati fakta baru yang tentunya sangat mengejutkan. “ Zee, aku bersumpah sudah berkata yang sejujurnya! Tolong maafkan aku dan dengan begitu kita bisa melanjutkan pernikahan untuk memulai hidup baru. “ Ungkap Devanka dengan enteng. Zevanya menghentikan tangisnya, ia memandangi semua orang yang ada disekelilingnya, kemudian dia kembali menghadap Devanka. Dia bersimpuh di depan lelaki itu.“ Apa kamu tidak berbohong? “ tanya Zevanya sambil menarik baju yang menutupi lengannya sehingga memperlihatkan sa
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


