- RENCANA TERSELUBUNG -

2783 Words

Disepanjang perjalanan menuju Apartemen pun Zevanya tidak bersuara. Dia melamun saja seperti orang sedang banyak fikiran. Sesekali Devanka meliriknya dan mencoba mengajak ngobrol, tapi gadis itu tidak merespon sama sekali.   ‘ Aneh.‘ Batin Devanka. Dia pun mencoba memaklumi saja karena berfikiran perempuan yang lagi datang bulan memang agak sensitif.   Sampainya di parkiran Apartemen, Zevanya langsung turun begitu saja dan berjalan masuk ke dalam gedung tanpa menunggu Devanka.   “ Zee, tunggu. “ Devanka buru – buru turun dari mobil dan berlari kecil mengejar Zevanya. “ Kok, kamu tinggalin aku, sih. “ Ucap Devanka ketika sudah sejajar dengan Zevanya.   “ Kamu langsung pulang saja. “ Ujar Zevanya tanpa memandang Devanka karena dia muak dengan lelaki itu setelah mengetahui bahwa fakta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD