Devanka baru saja membelikan ponsel baru untuk Zevanya karena beberapa waktu lalu dia telah menghancurkan telepon seluler milik gadis itu. Zevanya nampak senang memandangi ponsel yang sudah berada di dalam genggamannya saat ini.“ Makasih ya, sayang. “ Zevanya mengecup bibir Devanka sekilas. “ Sama – sama. “ “ Ayo dong, kita foto dulu berdua. “ Zevanya melingkarkan tangan kirinya di pinggang Devanka sedangkan tangan kanannya memegang ponsel untuk memotret. “ Oke.“ Devanka menggeser duduknya agar lebih dekat dengan Zevanya, ia melingkarkan tangan kanannya di pundak Zevanya, lalu mendekatkan wajahnya ke samping pipi gadis itu. “ Satu…dua…tiga… ”Zevanya memoncongkan bibirnya sedangkan Devanka tiba – tiba saja mencium pipi Zevanya ketika gadis itu menjepret foto. Mereka

